Wednesday, March 13, 2013

LENOVO THINKPAD X131E, Chromebook Untuk Kalangan Pendidikan Sekolah

Selama 20 tahun dirintis dan menunjukkan reputasi yang baik, strategi segmen pemasaran Lenovo Thinkpad Series akhirnya berubah juga. Setelah Samsung dan Acer yang lebih dulu berkecimpung mengembangkan perangkat Chromebook, baru-baru ini kabarnya Lenovo juga melakukan hal yang sama dengan menggulirkan pertama kali Chromebook ThinkPad X131e yang dibangun dengan fitur handal dan tangguh khusus untuk kalangan Pendidikan Sekolah.
Dengan ketangguhan yang mumpuni, Chromebook ThinkPad ini dilengkapi dengan bumper karet sekitar penutup atas dan sudut yang lebih kuat untuk tahan terhadap segala tetesan yang disengaja atau tidak. Selain itu, untuk menangani lebih dari 50.000 siklus proses buka dan tutup kabarnya perangkat tersebut juga dilengkapi dengan keberadaan engsel-engsel yang kuat.
ThinkPad X131e ini mengadopsi kekuatan platform berbasis web Google Chrome dan juga didukung oleh processor Intel. Keberadaan fitur layar LED-backlit berukuran 11.6 inci dengan resolusi 1366 × 767 piksel, output video VGA dan HDMI, WiFi, tiga port USB, dan baterai yang mampu bertahan selama hari tanpa perlu mengisi ulang yang juga turut melengkapi spesifikasi yang ada.
Dikabarkan bakal segera dipasarkan secara resmi tanggal 26 Februari 2013 mendatang, Lenovo ThinkPad X131e Chromebook ini dibandrol seharga 429 USD atau sekitar 4,1 juta rupiah per unitnya.

Solusi Hemat Daya AMD Dengan "Turbo Dock"

Dari segi penggunaan daya, komputer tablet dan notebook memiliki kebutuhan yang berbeda. Tablet mensyaratkan daya tahan baterai selama mungkin, sementara notebook membutuhkan kinerja tinggi untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan serius.

Perbedaan ini menimbulkan sedikit masalah di perangkat convertible yang memadukan fungsi tablet dan notebook dalam satu kemasan.

Nah, bagaimana jika kinerja dan penggunaan daya tersebut bisa diatur secara dinamis, sesuai dengan fungsi yang sedang dijalankannya?

Itulah yang ditawarkan AMD melalui teknologi "Turbo Dock" yang didemonstrasikan dalam pameran Mobile World Congress (MWC) yang sedang berlangsung di Barcelona, Spanyol.

AMD menunjukkan komputer convertible berbasis Windows 8 buatan Compal. Di dalam produk gabungan tablet-notebook dengan layar 13 inci 1080p ini tertanam prosesor quad-core baru dari keluarga "Temash".

Menurut keterangan pers yang diterima Kompas Tekno, komputer convertible yang dibekali teknologi Turbo Dock akan berjalan dengan mode hemat data saat difungsikan sebagai tablet. Pengguna pun diharapkan bisa memperpanjang waktu browsing atau menikmati konten multimedia seperti video.

Begitu tertancap di unit docking, komputer yang bersangkutan secara otomatis menggenjot kinerja CPU dan GPU hingga mencapai 40 persen lebih tinggi dibandingkan saat berada dalam mode tablet.

Untuk menangani panas yang muncul akibat peningkatan kinerja tersebut, disediakan saluran angin khusus  pada konekor unit docking yang akan tersambung dengan komputer.

Penasaran? Berikut ini video singkat dari AMD yang menjelaskan tentang teknologi Turbo Dock.

Thursday, March 7, 2013

Google Chrome Terbaru 30% Ternyata Lebih Cepat


Google baru saja memberikan update terakhir browser Chorome untuk smartphone dan tablet Android. Versi terakhir ini diklaim 25% lebih cepat dibanding seri sebelumnya.

Ada beberapa perbaikan yang ada pada Google Chrome terbaru ini, misalnya optimisasi untuk layar kecil seperti smartphone, V8 JavaScript engine yang lebih baik dan dukungan HTML5 yang semakin kaya.

"Kecepatan adalah hal yang terpenting, terutama saat Anda berada di jalan. Itulah kenapa Google Chrome menawarkan kecepatan dan kemudahan lebih," tulis Grace Kloba, Mobile Software Engineers Google melalui blog resmi Chrome.

Untuk membuktikan klaimnya itu Kloba melakukan pengujian secara internal, dan hasilnya? Google Chrome versi terbaru ini lebih cepat 25% dibanding versi sebelumnya saat dipakai untuk berselancar di internet.

"Ini berarti, berinteraksi dengan halaman web akan lebih menyenangkan," tambah Kloba, seperti dikutip detikINET dari eWeek, Rabu (6/3/2013).

Google Chrome terbaru tidak hanya membuat browsing semakin cepat di smartphone dan tablet Android, tapi versi anyar browser ini juga sudah tersedia untuk berbagai perangkat iOS.

Wednesday, February 20, 2013

Seberapa Kuat Windows Defender Menangkal Virus?

Sistem operasi Windows saat ini sudah dilengkapi dengan aplikasi Windows Defender. Namun seberapa kuat antivirus Microsoft ini dalam memproteksi komputer dari malware? Apakah sama seperti antivirus lain?

(Ken Ardian, Pria, 32th)

Jawaban [Vaksincom]:

Windows Defender adalah program antivirus keluaran Microsoft. Pada prinsipnya sama dengan antivirus lain seperti AVG, Avast atau Avira Free karena konsepnya memberikan layanan gratis.

Yang perlu menjadi perhatian dalam antivirus gratis adalah keterbatasan fitur yang diberikan dimana pada umunya antivirus gratis tidak memberikan perlindungan ekstra seperti firewall, email security dan antispam, kecuali Windows Defender yang jika anda membeli Windows original maka anda berhak mendapatkan Windows Defender / Microsoft Security Essential dan Winfows firewall secara gratis.

Pada awal kemunculannya Windows defender sebenarnya merupakan rebranding dari Giant Antispyware dan hanya memiliki kemampuan dasar anti spyware saja dan belum memiliki fitur automatic update, tetapi kemampuan ini makin titingkatkan oleh Microsoft sehingga memiliki kemampuan automatic update dan kemampuan mendeteksi virus pada hari ini.

Mengenai kemampuan proteksi terhadap malware dibandingkan dengan antivirus lain kamu bisa melihat RAP (Reactive And Proactive) Quadrant yang dikeluarkan secara teratur oleh Virus Bulletin di (lihat gambar terlampir) untuk mengetahui kemampuan deteksi malware reaktif dan proaktif dari seluruh program antivirus. Virus Bulletin adalah organisasi nirlaba independen yang melakukan pengetesan antivirus dan antispam dan mempublikasikan secara teratur untuk diketahui oleh para pengguna komputer.

Beberapa catatan yang cukup menarik dari Windows Defender adalah:

- Integrasi terhadap browser non Microsoft seperti Chrome, Firefox dan Opera relatif rendah jika dibandingkan dengan integrasi terhadap browser Internet Explorer buatan Microsoft. Bahkan pada tahun 2011 pernah salah mendeteksi Google Chrome sebagai malware.

- Tidak dapat disangkal merupakan salah satu antivirus yang paling populer (menurut survei yang dilakukan Opswat), karena itu tampilannya banyak menjadi inspirasi untuk dipalsukan oleh antivirus palsu / Rogue Antivirus seperti Trojan Dowloader:Win32/Fakeinit yang pada bulan Februari 2010 memalsukan dirinya sebagai “Microsoft Security Essential 2011”, lalu pada bulan Oktober 2010 malware Win32/FakePAV juga memalsukan tampilan Windows Defender.

Sunday, February 17, 2013

New Lenovo ThinkPad Tablet 2

Microsoft Surface pada tablet Windows saja , Salah satu tablet diumumkan pertama adalah Lenovo ThinkPad Tablet 2, sebuah rekonseptualisasi dari Tablet berbasis Android asli ThinkPad.
Berbeda dengan dua versi yaitu Windows RT pada prosesor Tegra dan Windows 8 pada CPU penuh Ultrabook kelas Intel Core i5, ThinkPad Tablet 2 menjalankan Windows 8 dengan Profesional OS, tapi tidak begitu pada-next generasion Intel prosesor Atom
Sedikit telah melihat atau mendengar tentang 10.1-inch ThinkPad Tablet 2
Mengatur Tablet ThinkPad 2 terpisah dari tablet lain di pasar dan pena untuk input presisi, stylus yang dapat digeser keluar dari sisi tablet dan bekerja dengan  Windows
10.1-inch display antiglare IPS 16:9 1.366 x 768-pixel resolusi  pada laptop Windows 8 tampak dibaca dan fungsional
bersama dengan model 4G. Fitur keamanan tambahan, menurut Lenovo, termasuk pembaca sidik jari, TPM opsional, IT teknologi pengelolaan, penyimpanan dienkripsi
The ThinkPad Tablet 2 tebal 9.8mm  dan berat 600 gram, hampir sama dengan iPad. Penampilan sedikit boxy.

Tablet ini dilengkapi dengan mini-HDMI konektor, headphone / microphone jack, slot kartu microSD, USB 2.0 port, dan konektor docking untuk keyboard dan aksesoris lainnya. Smart Card dan opsional NFC (Near Field Communication) juga didukung. Tablet ThinkPad 2 juga bisa diposisikan sebagai perangkat telekonferensi atas rata-rata: Sebuah kamera 8-megapiksel belakang dan 2-megapiksel kamera depan disertai dengan mikrofon noise-canceling.
Bagaimana prosesor Atom menangani penuh Windows 8 komputer? Itu masih harus dilihat.jauh lebih baik daripada sebelumnya 7 pengalaman tablet Windows. Gerakan multitouch tampak jauh lebih responsif daripada selama sesi sebelumnya dengan ThinkPad Tablet 2 awal tahun ini
Berbagai aksesori akan tersedia untuk Tablet ThinkPad 2,  Yang pertama, keyboard docking, ternyata tablet menjadi perangkat laptop-seperti, mengambil keuntungan dari teknologi keyboard yang superlatif Lenovo. Yang kedua, bentuk tablet seperti folio, dimudahkan untuk membawa tablet dan keyboard bersamaan
Review Lenovo ThinkPad Tablet 2
  • 10.1 inch, 1366×768, antiglare IPS multitouch HD display
  • 1.8GHz, Dual-Core Intel Atom Z2760 processor
  • Microsoft Windows 8 Pro
  • Up to 2GB of RAM
  • 32GB onboard storage, expandable up to 64GB
  • 4G LTE (AT&T, US) and 3G connetivity
  • Wi-Fi (802.11 a/b/g/n), Bluetooth 4.0, NFC and GPS
  • 8 Megapixel rear and 2 Megapixel front HD cameras
  • Mini-HDMI , USB 2.0 and microSD
  • Lithium polymer battery with 10 hours run time.
  • 10.25 x 6.5 x 0.39 inches; 1.3 lbs (600g)
  • One year Limited warranty

Friday, February 15, 2013

Waduh, Google Play Simpan 290 Ribu Aplikasi Berbahaya

Berpikir bahwa hanya membeli aplikasi dari ‘toko resmi’ sudah aman? Belum tentu. Pengguna Android, waspadai aplikasi berbahaya yang beredar di Google Play.
Hasil penelitian yang dilakukan firma keamanan cyber Bit9 menyebutkan, dari 412 ribu aplikasi di Google Play yang diuji, 290 ribu diantaranya patut diwaspadai. Aplikasi ini berpotensi mengakses informasi personal penggunanya.
Meski tidak dikategorikan sebagai malware, Bit9 seperti dilansir Ubergizmo dan  mengelompokkan aplikasi-aplikasi ini dengan label ‘berbahaya’. Bit9 membagi aplikasi dalam sejumlah kategori.
Laporan Bit9 menyebutkan, 42 percen dari aplikasi yang diuji tersebut mengakses data lokasi GPS. Sebanyak 31 persen ‘mengintai’ panggilan telepon, 26 persen mengakses data personal seperti kontak dan email dan 9 persen memanfaatkan permission yang bisa membebankan biaya pada si pengguna.
Penelitian Bit9 dimaksudkan untuk meningkatkan keamanan produk mobile agar lebih baik. Selain Google Play, Bit9 juga akan memperluas risetnya ke platform lain seperti Apple App Store dan Amazon Appstore.

Thursday, February 14, 2013

Acer C7 Berbasis Chrome


Acer belum lama ini memperkenalkan perangkat laptop yang menggunakan sistem operasi Chrome alias Chromebook. Produk yang dinamai Acer C7 ini memiliki harga yang cukup terjangkau, yaitu 199 dollar AS atau sekitar Rp 2 juta.
Chrome OS merupakan sistem operasi berbasis cloud hasil pengembangan Google. Semua aplikasi yang diperlukan bisa diakses langsung dari internet. Semua data juga disimpan di layanan cloud.
Acer tidak terlalu memberikan detail dari spesifikasi C7 ini. Namun, diketahui kalau perangkat laptop ini memiliki layar berukuran 11,6 inci yang mampu menghadirkan tampilan dengan resolusi 1366 x 768. Laptop Acer C7 ini memiliki bobot 1,5 kg.
Acer C7 ini juga dilengkapi dengan media penyimpanan sebesar 320GB. Acer masih menambahkan layanan penyimpanan berbasis cloud, Google Drive, dengan kapasitas super besar, yaitu 100GB.
Acer C7 akan dijual melalui toko online . Sayangnya, belum diketahui kapan perangkat ini hadir di Indonesia.
Pada pertengahan bulan Oktober yang lalu, Samsung telah meluncurkan sebuah laptop berbasiskan Chrome.
Notebook Chromebook buatan Samsung ini begitu digemari karena dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu 249 dollar AS atau sekitar Rp 2,4 juta.
Stock Chromebook milik Samsung ini pun dikabarkan langsung habis pada saat awal penjualannya di AS. Apakah notebook Acer ini, dengan harganya yang sangat terjangkau, akan laris di pasaran?